Ahli hikmah pernah ditanya, "Beritahu aku tentang perhatian seseorang." Aku jawab, "Orang yang bagaimana kamu maksud." Dia menjawab:
"Carilah dalam hati kamu kegelisahan yang menyibukkan kamu."
Nabi s.a.w bersabda:
Siapa yang menjadikan tujuannya satu hanya akhirat, Allah penuhi seluruh keinginannya, dan siapa yang banyak keinginan dunianya, Allah tidak peduli buruk dia akan mendapatkan kemusnahan/kecelakaan.
Suatu hari seorang soleh terdampar di kandang harimau, lalu Allah menyelamatkannya. Orang-orang bertanya, "Apa yang kamu fikirkan waktu itu?" Aku berfikir untuk bermain dengan harimau, adakah ia suci atau tidak!!! Dan apa komentar ulama tentang itu?
Sebuah kapal terbalik di laut, mengakibatkan seorang Abid(ahli ibadah) terdampar di lautan, lalu dia mengambil wuduk dengan sempurna, berkumur-kumur dan memasukkan air ke hidung, kemudian Allah mengeluarkan dan menyelamatkannya dari tenggelam. Lalu dia ditanya mengenai kejadian itu. Dia pun menjawab, "Aku ingin berwuduk sebelum mati agar aku dalam keadaan suci."
Imam Ahmad menghadapi sakaratul maut dengan mengisyarat membersih janggutnya, kemudian mereka mewudukkannya.
Imam Ibnu Qayyim berkata,"Apabila seorang hamba berada di pagi hari dan petang hari, tidak ada tujuan atau niatnya kecuali hanya Allah semata, sebab Allah yang membawa seluruh keperluannya, maka dia mengosongkan hati kerana cinta kepada-Nya, lidahnya tetap berzikir dan anggota tubuhnya."
Jika pagi dan petang hanya dunia tujuannya, Allah memberikan semua keinginan, dukacita, keburukan pada dirinya, jadilah hatinya sibuk dengan cinta pada makhluk dan lidahnya selalu mengingat benda, seluruh tubuhnya tulus melayani dan sibuk kepadanya, kerana dia bosan untuk melayani selain itu, dia menjadi seperti hembusan yang menimpa perutnya, sehingga badannya terasa berat untuk menghembus atau menolong orang lain.
Setiap orang yang enggan untuk menyembah Allah, taat, cinta pada-Nya, pasti punah serta rapuh cintanya melayani makhluk.
No comments:
Post a Comment